Pengenalan Akuntansi
Kali ini aku mau ngebahas tentang jurusan kuliah nih sob. Jurusan yang mau aku bahas yaitu jurusan akuntansi.
Siapa nih yang masuk jurusan akuntansi?
Kalian pasti pernah dong dapet pertanyaan "kenapa sih kamu masuk jurusan akuntansi?" Atau jurusan lainnya juga. Ini tu pertanyaan yang sering banget ditanyakan oleh guru atau temen kalian pas awal pembelajaran.
Kadang ada yang jawab pasti kalo alasan masuk ke jurusan akuntansi karena emang udah fashion nya atau karena ngikutin kakaknya, temennya, orang tuanya. Tapi ada juga yang bingung mau jawab apa kalo ada yang nanya begitu. Iya nggak sih?
Sekarang kalian udah tau alasan kenapa pilih jurusan akuntansi atau masih bingung. Gak papa kalo masih bingung kali ini aku bakal kasih tau kalian alasan kenapa kalian masuk jurusan akuntansi.
Jurusan Akuntansi merupakan jurusan yang mempelajari metode pencatatan, penggolongan, dan penyusunan dengan cara tertentu dalam laporan transaksi keuangan.
Alasan kenapa harus memilih jurusan Akuntansi karena jurusan akuntansi mampu memberikan dampak positif pada diri kamu. Kamu akan menjadi pribadi yang berpikir kreatif, cepat dan cerdas tentu saja. Lulusan Akuntansi adalah orang-orang yang mampu menentukan keputusan terbaik di setiap masalah.
Bagus banget kan alasannya.
Atau kalian masih ragu nih buat masuk jurusan akuntasi. Kalo masuk jurusan akuntansi tu nanti kerjanya di mana atau kerjanya apa?
Jangan salah jurusan akuntansi itu banyak peluang kerjanya
1. Menjadi seorang akuntan publik
Akuntan publik adalah akuntan independen yang menganalisa berbagai laporan keuangan dengan tidak terikat oleh sebuah perusahaan. Akuntan publik nantinya akan mendapatkan upah dari pengguna jasanya.
Jasa yang ditawarkan seorang akuntan publik biasanya meliputi audit umum laporan keuangan, pemeriksaan kelayakan operasi perusahaan, pelaporan konsekuensi pajak, dan konsultasi kebijakan keuangan. Opini yang disampaikan oleh akuntan publik cenderung lebih netral dibandingkan internal auditor yang bekerja pada perusahaan.
Untuk menjadi akuntan publik bersertifikat, (Certified Public Accountant) terdapat beberapa persyaratan khusus yang harus dipenuhi para akuntan. Rata-rata gaji bulanan seorang fresh graduate di Kantor Akuntan Publik sekitar Rp4 juta hingga Rp8 juta. Sedangkan untuk posisi senior bisa mencapai Rp8 juta hingga Rp12 juta.
2. Memeriksa keuangan perusahaan dengan menjadi internal auditor
Perusahaan di bidang apapun pasti membutuhkan peran internal auditor yang bertugas untuk memastikan hasil laporan keuangan perusahaan sesuai dengan aslinya. Internal auditor juga harus memastikan seluruh manajemen telah melakukan usaha secara efisien dan tidak terjadi penyimpangan.
Profesi internal auditor membutuhkan kejujuran yang tinggi agar tidak terjadi penyimpangan yang dibiarkan begitu saja dalam perusahaan. Fresh graduate akuntansi yang menjadi internal auditor di kota-kota besar bisa digaji mencapai Rp7 juta hingga Rp10 juta per bulannya. Sedangkan untuk perusahaan asing, seorang staff internal auditor bisa digaji di atas Rp10 juta.
3. Menjadi perencana keuangan
Jumlah golongan menengah di Indonesia semakin bertambah setiap tahunnya. Untuk meningkatkan kesejahteraan, mereka membutuhkan seseorang yang bisa memberikan saran seputar pengelolaan keuangan. Banyak orang dengan latar belakang jurusan akuntansi yang sudah memanfaatkan peluang ini dan menjalani profesi sebagai perencana keuangan.
Untuk peningkatan karier, setelah menyelesaikan kuliah di jurusan akuntansi, kita bisa mengambil sertifikasi perencanaan keuangan atau yang biasa disebut Certified Financial Planner (CFP). Untuk mendapatkan sertifikat ini, kita harus lulus tahap ujian yaitu Foundation in Financial Planning, Investment Planning, Risk Management & Insurance Planning dan Retirement, Income Tax and Estate Planning.
Seorang perencana keuangan biasanya tidak mendapat gaji bulanan. Penghasilan yang didapatkan tergantung dari jasa konsultasi yang diberikan. Menurut seorang perencana keuangan yang bekerja di firma, ada beberapa jenis tarif besaran jasa perencana keuangan. Besaran tersebut di kisaran Rp5,5 juta hingga Rp60 juta per tahun.
Besaran tarifnya mulai dari hitungan konsultasi per jam. Tarifnya mulai dari Rp 250.000 sampai Rp 3 juta per jam. Untuk tarif konsultasi awal tahun, biayanya mencapai Rp5,5 juta. Sedangkan untuk perencanaan setahun ke depan tarifnya mencapai Rp60 juta per tahun.
4. Menganalisa keuangan perusahaan atau pribadi
Biasanya, individu maupun badan usaha membutuhkan financial analyst untuk menerjemahkan data-data perusahaan yang kemudian dijadikan dasar pertimbangan pengambilan keputusan bisnis dan strategi bisnis ke depannya. Profesi financial analyst di Indonesia banyak yang menangani perusahaan sekuritas dan mengelola portofolio para kliennya.
Untuk jenjang karier yang lebih baik lagi, financial analyst bisa mengambil tes sertifikasi Chartered Financial Analyst (CFA). CFA merupakan sertifikasi profesional bidang keuangan dan investasi yang diakui secara internasional dan dikeluarkan oleh CFA Institute. Seorang financial analyst bisa mengambil tes sertifikasi ini setelah memiliki pengalaman kerja di bidang keuanganol selama minimal 4 tahun. Rata-rata gaji seorang financial analyst bisa mencapai Rp7 juta hingga lebih dari Rp20 juta per bulannya.
5. Bekerja di OJK atau BI
Lulusan akuntansi juga bisa bekerja di instansi pemerintah seperti Otoritas Jasa Keunagan (OJK) atau Bank Indonesia (BI). Selain bergengsi, gaji yang ditawarkan oleh kedua instansi tersebut untuk fresh graduate biasanya di atas rata-rata.
Namun mengingat proses seleksi yang ketat dan saingan yang harus dihadapi, sebaiknya mahasiswa jurusan akuntansi mulai aktif berorganisasi, mengikuti pelatihan Bahasa Inggris, dan mempelajari hard skill dan soft skill yang relevan mulai dari sekarang jika mengincar untuk bekerja di sana.
Selain menmiliki kebanggaan tersendiri, instansi milik pemerintah seperti OJK atau BI menawarkan gaji lebih menggiurkan bagi fresh graduate akuntansi. Bahkan gaji seorang staff di OJK atau BI bisa mencapai Rp16 juta per bulannya.
6. Menjadi credit analyst dan menganalisa kemampuan kredit seseorang
Credit analyst biasanya dibutuhkan oleh industri perbankan atau pembiayaan. Tugas seorang credit analyst yaitu mengukur kemampuan calon pencari kredit dalam membayar cicilan dan bunga per bulannya. Credit analyst juga lah yang menilai, mengevaluasi, dan mengusulkan nominal pinjaman yang dapat diberikan oleh bank atau perusahaan pembiayaan kepada calon debitur.
Seorang credit analyst, baik di bank maupun perusahaan pembiayaan memiliki gaji rata-rata sekitar Rp5,5 juta hingga Rp15 juta per bulan.
7. Membantu pemerintah dengan menjadi PNS
Jurusan akuntansi selalu dibutuhkan di bidang kerja apapun, termasuk dalam pemerintahan. Setiap instansi pemerintah pasti membutuhkan pekerja dengan latar belakang akuntansi untuk menangani seluruh urusan keuangan. Tak heran setiap pembukaan lowongan Calon Pegawai Negeri Sipil tersedia lowongan untuk jurusan akuntansi.
Lulusan jurusan akuntansi yang bekerja di instansi pemerintah bisa mencapai Rp5 juta hingga Rp7juta per bulan. Namun, angka tersebut hanya berupa gaji pokok, belum termasuk tunjangan-tunjangan tambahan seperti tunjangan keluarga, tunjangan umum, kinerja, imbalan prestasi, dan tunjangan lainnya. Jika tunjangan tersebut dijumlahkan dengan gaji pokok, penghasilan yang didapat bisa mencapai paling sedikit Rp9 juta per bulannya.
8. Akuntan Pendidik
Selain bekerja di instansi pemerintah, perusahaan swasta, atau BUMN, lulusan akuntansi juga bisa menjadi tenaga pendidik yang memberikan materi di dalam maupun di luar kelas. Selain sebagai dosen atau guru, akuntan pendidik juga bisa menjadi seorang konsultan yang mengisi acara seminar keuangan. Atau bekerja dalam lebaga riset yang meneliti masalah atau isu akuntansi yang terjadi dalam masyarakat.
9. Membangun bisnis sendiri dan jadi wirausaha
Mahasiswa jurusan akuntansi cukup fleksibel untuk bisa masuk ke berbagai bidang usaha. Apalagi karena banyak mempelajari mata kuliah tentang pengembangan bisnis, tidak menutup kemungkinan lulusan akuntansi membuka lapangan pekerjaan sendiri dengan membuka usaha.
Ilmu-ilmu dasar seputar pengembangan bisnis seperti strategi pemasaran, komunikasi, hingga tata cara pengelolaan usaha, bisa diterapkan saat membangun bisnis milik pribadi. Ditambah lagi kemampuan dalam hal pembukuan membuat seluruh pemasukan dan pengeluaran bisa tercatat dengan baik.
Komentar
Posting Komentar